Skip to main content

Pada era big data sekarang ini memungkinkan kita mengumpulkan dan memperoleh berbagai data kompleks secara mudah. Selain data, perkembangan teknologi yang kian maju juga mempengaruhi dunia marketing. Perpaduan komponen ini kemudian menghasilkan suatu strategi yang dinamakan Data Driven Marketing.

Data Driven Marketing adalah metode pemasaran berbasis data. Setiap strategi pemasaran yang diambil mengacu pada data keterlibatan dan interaksi konsumen, tanpa mempertimbangkan faktor lain. Data Driven Marketing tercipta ketika para pemasar ingin mengoptimalkan strategi pemasaran untuk memahami apa saja yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Namun, tidak semua perusahaan atau instansi telah mengintegrasikan penggunaan data ke dalam Digital Marketing. 

Studi yang dilakukan McKinsey pada tahun 2020 memperlihatkan bahwa sekitar 23% perusahaan yang menjalankan strategi Data Driven Marketing ini lebih mampu mendapatkan lebih banyak customer dibandingkan yang tidak menggunakan strategi ini. Selain itu, perusahaan yang menggunakan strategi Data Driven Marketing ini 19 kali terbukti lebih mampu menghasilkan keuntungan dibandingkan yang tidak menggunakan strategi ini.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Penggunaan data yang akurat memungkinkan kita sebagai marketer untuk menciptakan suatu strategi marketing yang lebih efektif. Kita tidak perlu lagi mengira-ngira apa yang target audiens kita inginkan, kita hanya perlu tahu di mana mencari informasi yang tepat. Penggunaan strategi Data Driven Marketing memungkinkan kita menargetkan kepada audiens yang tepat, karena strategi ini berorientasi kepada audiens. Dengan target yang tepat, tentunya hasil yang dihasilkan akan lebih akurat dan efisien, selain time-saving tentunya akan money-saving juga sehingga advertising cost tentunya akan menurun.

Selain itu, Data Driven Marketing memungkinkan suatu brand/ advertiser untuk berkomunikasi dengan target audiens secara relevan. Konsep one size fits all mungkin tidak berlaku dalam berkomunikasi dalam dunia marketing dengan penerapan strategi ini. Sehingga sebagai marketer kita juga harus kreatif dalam menyajikan konten yang sesuai audiens yang dituju. Dengan menerapkan strategi ini kemudian kita dapat menghasilkan berbagai insight yang beragam berdasarkan audiens.

Sejauh ini, kita telah membahas bagaimana data membantu pemasar membuat keputusan yang lebih baik,  memberikan hasil yang jauh lebih besar dan lebih cepat dengan menggunakan strategi Data Driven Marketing. Penggunaan first party data memungkinkan kita untuk mengetahui preferensi dari audiens kita sendiri. Dengan lebih dari 70 juta data unik audiens yang dimiliki, GDP Network hadir sebagai solusi setiap brand atau advertiser untuk menciptakan strategi pemasaran yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Setiap brand berarti.

Melalui GDP Network, setiap brand dapat memiliki akses ke first party data yang relevan, dapat diandalkan, dan real-time yang dapat membantu mensukseskan setiap digital campaign brandmu. Data audiens yang dimiliki GDP Network juga dapat disegmentasikan dan disesuaikan dengan tujuan campaign apa pun untuk memenuhi jangkauan dan ketepatan target yang diinginkan brandmu. Selain first party data, dapatkanlah juga akses terhadap third party data dari penyedia data terkemuka di setiap industri.

Ingin tahu bagaimana pengelolaan data di GDP Network? Tunggu pembahasan lebih dalam pada artikel selanjutnya ya!

Sumber:

https://www.adverity.com/data-driven-marketing

https://www.forbes.com/sites/theyec/2018/11/08/how-can-big-data-contribute-to-digital-marketing-success/?sh=1ea5a17a1ca8

https://adage.com/article/kantar/how-marketers-can-better-leverage-data-grow-their-brands/2379881

Leave a Reply